Senin, 06 November 2017

Modul II



DOS


DASAR TEORI
‘’Disk Operating Sistem’’ (DOS) merupakan sitem operasi berorientasi pada perintah teks yang dioperasikan pada ‘’command prompt’’’. Sistem operasi ini merupakan pendahuluan dari Windows
DOS dengan PC-DOS yang dibuat oleh IMB Corp, adala sistem operasi untuk PC berbasis 16-pit yang pertama kali terkenal dan menggantikan sistem operasi sebelumnya yaitu Control Program / Monitor (CP/M) yang berbasis komputer 8-bit. 
Selalin itu muncul MS-DOS yang dibuat oleh Microsoft yang masih digunakan hingga saat ini yang beroperasi pada versi Windows milik Microsoft.
  

PEMBAHASAN
Perintah DOS adalah perintah-perintah yang dapat dijalankan di dalam sistem operasi DOS. Dalam sistem operasi DOS, terdapat dua jenis perintah, yakni:
  • Perintah internal (internal command), yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam COMMAND.COM (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung dieksekusi oleh kernel DOS, di mana saja.
  • Perintah eksternal (external command), yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam COMMAND.COM, dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS) yang harus terdapat dalam direktori aktif.
Tabel
Tabel berikut berisi perintah-perintah yang terdapat dalam MS-DOS.
Perintah
Jenis perintah
Keterangan
ASSOC
Internal
Menampilkan atau memodifikas file extension associations.
BREAK
Internal
Mengeset pengecekan penekanan tombol Ctrl+C atau menggagalkannya.
CD atau CHDIR
Internal
Mengganti direktori aktif ke direktori lainnya yang ditentukan dalam parameter. Jika dijalankan tanpa parameter, maka perintah ini akan menampilkan lokasi di mana direktori aktif berada.
CHCP
Internal
Jika dijalankan tanpa parameter, perintah ini akan menampilkan code page (kumpulan karakter) dalam bentuk angka yang sedang digunakan. Perintah ini juga dapat digunakan untuk mengganti code page untuk semua perangkat yang mendukung pergantian kumpulan karakter.
CLS
Internal
Membersihkan layar dan menempatkan kursor pada pojok kiri layar. Perintah ini tidak memiliki parameter.
COPY
Internal
Menyalin satu atau beberapa berkas dari satu lokasi ke lokasi lainnya yang ditentukan. Perintah ini memiliki dua parameter, yakni parameter sumber berkas dan tujuan ke mana berkas akan disalin.
CTTY
Internal
Perintah ini akan mengganti perangkat terminal (terminal device/tty) yang digunakan untuk mengontrol komputer.
DATE
Internal
Perintah ini akan menampilkan tanggal saat ini. Perintah ini juga dapat mengeset tanggal komputer.
DEL atau ERASE
Internal
Menghapus berkas yang ditentukan dalam parameter. Parameter dapat berupa nama berkas atau beberapa nama berkas yang disusun menggunakan karakter wildcard.
DIR
Internal
Jika digunakan tanpa parameter, perintah ini dapat menampilkan daftar berkas-berkas dan subdirektori yang terdapat di dalam direktori aktif. Berkas ini memiliki satu parameter, yakni lokasi direktori di mana hendak menampilkan daftar isi direktori.
EXIT
Internal
Keluar dari shell COMMAND.COM sekunder dan kembali lagi kepada COMMAND.COM primer.
LH atau LOADHIGH
Internal
Memuat sebuah program ke upper memory block.
LOCK
Internal
Perintah ini mengizinkan akses langsung terhadap hard disk. Perintah ini hanya dimiliki oleh MS-DOS dalam Windows 95/98.
MKDIR atau MD
Internal
Membuat sebuah direktori dalam direktori aktif.
PATH
Internal
Menentukan di mana MS-DOS harus mencari berkas-berkas yang dapat dieksekusi sebagai program.
PROMPT
Internal
Mengubah tampilan command prompt MS-DOS.
RMDIR atau RD
Internal
Menghapus sebuah direktori kosong. Akan gagal bila direktori tersebut mengandung berkas atau subdirektori lainnya. Gunakan perintah eksternal DELTREE untuk menghapus total sebuah tree direktori.
REN atau RENAME
Internal
Mengubah nama sebuah atau beberapa berkas (dengan menggunakan karakter wildcard).
SET
Internal
Menampilkan, menghapus atau mengeset variabel-variabel lingkungan. Umumnya, perintah ini dimasukkan ke dalam berkas AUTOEXEC.BAT.
TIME
Internal
Menampilkan atau mengeset waktu saat ini.
TYPE
Internal
Menampilkan isi dari sebuah berkas (dalam bentuk teks) ke dalam standard output.
UNLOCK
internal
Menonaktifkan akses hard disk secara langsung. Perintah ini hanya dimiliki oleh MS-DOS dalam Windows 95/98.
VER
internal
Menampilkan versi sistem operasi yang digunakan.
VERIFY
internal
Memberi perintah pada sistem operasi agar melakukan verifikasi bahwa berkas-berkas yang ditulis ke dalam media penyimpanan telah sempurna ditulis, dan menampilkan status verifikasi. Perintah ini secara default dinyalakan oleh MS-DOS.
VOL
internal
Menampilkan nama label dari sebuah volume atau partisi.
Penggunaan Perintah MS-DOS
Di bawah ini adalah beberapa perintah internal pada Ms- Dos secara penggunaannya.

Break
Fungsi: untuk menyiapkan pemeriksaan penekanan tombol Control-C(diaktifkan atau tidak diaktifkan)
Sintaks: Break On Atau Break Off
Contoh: A:>Break off
Komentar: penekanan tomboh Control-C tidak akan menghentikan proses 

Chdir / CD
Fungsi: untuk mengubah direktori ke dalam path yang lain
Sintaks: Chdir [path] Atau CD [path]
Contoh: A:>CD NamaSiswa
Komentar: berpindah dari path A:\ ke A:\NamaSiswa

CLS
Fungsi: berguna untuk menghapus/ mengosongkan isi layar
Sintaks: Cls
Contoh: A:>cls
Komentar: Semua jenis teks yang tampil di layar akan hilang, dan hanya menyisakan prompt MS-DOS dengan sebuah kursor.

Copy
Fungsi: fasilitas untuk menggandakan suatu file atau lebih ke dalam drive/ lokasi lain
Sintaks: Copy [drive:] [path1] [drive:] [path2]
Contoh: A:>copy readme.txt B:
Komentar: menggandakan file readme.txt dari drive A: ke dalam drive B:

Date
Fungsi: memunculkan / menetapkan tanggal pada jam internal komputer
Sintaks: Date [mm-dd-yy]
Contoh: A:>Date 03-09-2010
Komentar: mengubah tanggal sistem menjadi tanggal 3 September 2010

Del
Fungsi: untuk menghapus file atau beberapa file yang dinyatakan
Sintaks: Del [drive:] [path]
Contoh: A:>del help.*
Komentar: menghapus semua file yang bernama help dengan extension sembarang

Dir
Fungsi: Untuk menyalin suatu file atau lebih ke lokasi lain
Sintaks: Dir [drive:] [path] [/p] [/w] [/s] [/o] [/b]
Contoh: A:>dir B: /w /on
Komentar: semua file ditampilkan dalam drive B: dengan format tampilan melebar dan terurut nama file
/A: berguna untuk menampilkan file yang mempunyai attribute direktori, file system, file tersembunyi, read only file serta archiving file. Lebih simpelnya dengan cara menambahkan atribut ini maka semua file yang ada dalam direktori akan ditampilkan.
/B: berfungsi untuk menampilkan nama file saja.
/D: untuk menampilkan file secara horizontal
/L: untuk menampilkan nama file secara lowercase
/N: untuk menampilkan file dengan nama format panjang, tanpa /N nama folder “Program Files” menjadi “progra`1”.
/O [attr]: untuk menampilkan file dengan teratur sesuai urutan.
-N: menampilkan file secara urut sesuai nama (alphabetic)
-E: menampilkan file secara urut sesuai extension (alphabetic)
-G: untuk menampilkan file urut sesuai group
-S: untuk menampilkan file urut sesuai ukuran file (dimulai dari terkecil)
-D: untuk menampilkan file urut sesuai waktu (dimulai dari yang paling lama)
/P untuk untuk mempause saat layer command prompt sudah penuh
/Q: untuk menampilkan nama pemilik dari file
/S: untuk menampilkan folder beserta subdirectory dari file yang terdapat di dalamnya.
/W: untuk menampilkan file secara horizontal

Mkdir / MD
Fungsi: digunakan untuk membuat suatu direktori
Sintaks: MD [drive:] [path]
Contoh: A:>md program
Komentar: membuat direktori baru dalam drive A:, dengan path A:\program\

Path
Fungsi: untuk menyiapkan jejak pencarian sebuah perintah
Sintaks: Path [drive:] [path] ; [drive:] [path]..................
Contoh: A:>Path \program; \data; \user
Komentar: MS-DOS akan melacak ketiga path ini untuk mencari suatu perintah

Prompt
Fungsi: untuk mengubah prompt dari MS-DOS
Sintaks: Prompt [teks] [$karakter] ...........
Contoh: A:>prompt Anda_di $p$g
Komentar: akan mengubah bentuk A:> menjadi Anda_di A:>

Rename / ren
Fungsi: untuk mengubah nama suatu file
Sintaks: Ren [drive] [path] namafile1 namafile2
Contoh: A:>ren gambar.jpg image.jpg
Komentar: merubah nama file gambar.jpg menjadi image.jpg pada drive A:

Rmdir / RD
Fungsi: untuk menghapus direktori dari struktur direktori kerja
Sintaks: Rd [drive:] [path]
Contoh: A:>RD program
Komentar: menghapus direktori program dari drive A:

Time
Fungsi: untuk menampilkan / menetapkan jam sistem
Sintaks: Time [hh:mm:ss]
Contoh: A:>time
Komentar: menampilkan jam sistem sekarang ini.

CD\
Fungsi: menuju/ mengembalikan ke direktori awal
Sintaks: CD\
Contoh: A:>CD\
Komentar: mengembalikan ke direktori awal

CD..
Fungsi: untuk kembali ke direktori 1 level di atasnya
Sintaks: CD..
Contoh: A:>cd..
Komentar: mengembalikan ke direktori 1 level di atasnya

Vol
Fungsi: untukmenampilkan label suatu drive dan serial numbernya
Sintaks: Vol [drive:]
Contoh: A:>vol c:
Komentar: menampilkan label suatu drive dan serial numbernya.

Title
Fungsi: untuk mengubah nama pada windows tittle dengan namau yang baru
Sintaks: title [judul yang akan digantikan]
Contoh: A:>title perintah-perintah dasar dengan command prompt
Komentar: mengganti nama pada windows title dengan nama baru

Ver
Fungsi: untuk mengetahui versi windows yang dipakai
Sintaks: ver
Contoh: A:>ver
Komentar: menampilkan versi windows yang dipakai

Color (attr)
Fungsi: untuk mengubah warna pada background dan foreground pada command prompt
Sintaks: Color [nomor warna]
Contoh: A:>color 5
Komentar: Attr : adalah parameter untuk warnanya

Attr terdiri dari 2 nilai hexadecimal yaitu nilai pertama untuk mengubah warna background dan nilai kedua untuk mengubah warna pada foreground.

Daftar warnanya adalah sebagai berikut ini :
0= warna hitam
1= warna biru
2= warna hijau
3= warna aqua
4= warna merah
5= warna ungu
6= warna kuning
7= warna putih
8= warna abu-abu
9= warna light blue
A= warna light green
B= warna Light Aqua
C= warna Light Red
D= warna Light Purple
E= warna Light Yellow
F= warna Bright White

Edit
Fungsi: fasilitas text editor untuk dos
Sintaks: edit
Contoh: A:>edit
Komentar: text editor pada dos

Exit
Fungsi: perintah untuk keluar dari command prompt
Sintaks: exit
Contoh: A:>exit
Komentar: keluar dari command prompt

Tree
Untuk melihat atau menampilkan sebuah directory dengan semua directory yang ada didalamnya dalam bentuk diagram ( pohon ) dengan menggunakan perintah TREE . Contoh penggunaan dari perintah TREE ini adalah :
C:\ > TREE
C:\Praktikum> TREE

Deltree
Untuk menghapus sebuah directory beserta seluruh isinya ( pohon directory ) menggunakan perintah DELTREE
C:\> DELTREE Praktikikum

Maka directory Praktikum beserta sub-sub directorynya akan terhapus


Redirection (>, <, >>, <<)
Digunakan untuk mengeluarkan hasil ke suatu file.
Cara penulisan :
perintah_DOS operator_redirection [drive:][path]nama_file Operator redirection :
o A > B : hasil A dimasukkan ke B.
o A < B : A menerima input dari B.
o A >> B : hasil A ditambahkan ke B.
o A << B : A menerima tambahan input dari B.
Langkah-langkah penggunaan :
1. Ketik perintah pada command prompt.
2. Tekan enter.
Contoh :

Maksud perintah diatas adalah :
- Menampilkan seluruh isi directory folder RPL Colony, lalu hasil output tersebut dimasukan kedalam file ISI_W.txt yang otomatis terbuat pada folder DATA\DATALAMA
- Menampilkan file yang nama depannya berawalan C dan berextensi.txt pada folder DATALAMA, lalu hasil output tersebut dimasukan kedalam file ISI_C.txt yang otomatis terbuat pada folder DATA\DATALAMA
- Menampilkan seluruh isi directory folder DATA, lalu hasil output tersebut dimasukan kedalam file ISI_A.txt yang otomatis terbuat pada folder DATA\DATALAMA
- Menampilkan seluruh isi directory folder PROGRAM, lalu hasil output tersebut ditambahkan kedalam file ISI_A.txt yang sudah ada pada folder DATA\DATALAMA
Berikut adalah hasil dari perintah diatas : 






CARA MENGCOPY FILE MENGGUNAKAN COMMAND PROMPT
Adakalanya kita mengalami kesulitan ketika akan mengcopy sebuah file, misalkan ketika mengcopy file dari media CD\DVD yang sudah scratch, yang biasanya akan mengakibatkan windows explorer not responding. Ada salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan  mengcopy file melalui fasilitas command prompt (RUN>CMD>ENTER).

Bagi yang belum terbiasa menggunakan command prompt pasti akan merasa sedikit kesulitan terutama ketika akan memberikan sebuah perintah. Hal ini dikarenakan di  command prompt kita tidak akan dimanjakan dengan ikon yang representative dengan fungsi perintah yang akan dijalankan. Command prompt merupakan salah satu contoh konsep HCI (Human Computer Interaction) yang menggunakan dialog berbasis text. Semua perintah dilakukan dengan mengetikan text yang sudah disediakan. Baiklah supaya tidak lelah membaca kita langsung praktek.





Penggunaan Batch file
Batch adalah sebuah file yan dapat dieksekusi, file tersebut berisi kumpulan /sekuen perintah yang dieksekusi secara berurutan. Pemakaian mengetikkan nama file dan MC-DOS mengeksekusi perintah-perintah di file itu. Batch berekstensi .BAT. Pembuatan batch sebagaimana program karena disediakan beragam bentukan kendali dalam hal ini pemakaian dapat memberikan beragam alternayif eksekusi perintah-perintah. File AUTOEXEC.BAT pada root directori akan dieksekusi saat MC-DOS boot. Perintah yang berhubungan dengan pengendalian jalannya eksekusi perintah-perintah file batch adalah:
CALL : memanggil batch lain.
ECHO : menampilkan nama perintah atau pesan yang dieksekusi dari batch.
FOR : mengeksekusi perintah secara iterasi untuk tiap file di sekumpulan file.
GOTO : mengeksekusi perintah dari batch, lompat ke perintah di sembarang lokasi.
IF : memeriksa kondisi dan mengeksekusi perintah di batch ,bergantung hasil.
PAUSE : menghentikan eksekusi batch untuk sementara.
REM : penanda komentar.
SHIFT : memperluas jumlah parameter di baris perintah.



Langkah-langkah mengcopy file dengan menggunakan command prompt
Secara ringkas cara mengcopy sebuah file di command prompt adalah dengan menggunakan syntax seperti berikut:

copy (object path) (target path)

keterangan:
copy: perintah untuk mengcopy
object path: nama file yang akan di-copy, lengkap dengan ekstensinya dan path (jika ada)
target path: tempat file akan di-paste
supaya lebih jelas, ikutilah langkah-langkah berikut:
  1. Klik start > run > cmd > enter (pada windows xp) atau klik start > ketikan “cmd” pada kotak “search programs or files” > enter.
  2. Pada window akan muncul tulisan “C:\users\asus>”, artinya Anda sedang berada di  dalam drive ‘C:‘ folder ‘Users’ folder ‘asus’.
  3. Tentukan file mana yang akan kita copy, misalkan file ada di drive D:\, maka ketiklah “C:\users\asus>D:” lalu tekan enter, maka akan muncul tulisan “D:\>”, artinya Anda sekarang sudah berada di drive “D:”.
  4. Ketik “dir” untuk mengetahui isi file yang ada di drive “D:”. maka akan muncul sederetan file dan folder (untuk folder biasanya ada tanda “” sebelum nama foldernya).
  5. Jika Anda akan masuk ke dalam folder maka ketiklah “CD”, misalkan jika ingin masuk ke folder “IMK”, ketiklah “CD IMK”.
  6. Jika Anda akan mengakses subfolder, sub-subfolder, sub-sub-sub…dst. Maka berikan tanda backslash (\) setelah nama folder yang pertama dst. Misalnya “CD multimedia\film\indo\favorite”. Maka kita akan langsung berada di folder favorite tanpa langsung mengetik CD beberapa kali.
  7. Jika anda ingin kembali ke luar folder ketiklah “CD..” (titiknya 2 kali) lalu tekan enter.
  8. Sampai sini silahkan Anda latihan dulu untuk berpindah-pindah dari satu drive ke drive yang lain dan dari folder ke folder yang lain.
  9. Selanjutnya, kita asumsikan Anda akan mengcopy file “etika profesi.txt” yang ada di path “D:\recovered\3. Kuliah\1 m a t k u l\SMS_6” ke “E:\nitip\zakky” dan saat ini sedang berada di “C:\users\asus>”.
  10. Ketiklah “D:” untuk pindah ke drive “D:\”.
  11. Setelah berada di “D:\” ketiklah “CD recovered\3. Kuliah\1 m a t k u l\SMS_6”. Lalu ketik “DIR” untuk melihat isi folder “SMS_6”.
  12. Kemudian ketik copy “etika profesi.txt” e:\nitip\zakky , kemudian klik enter.
  13. Jika berhasil maka akan muncul tulisan “1 file(s) copied”.
  14. Terakhir, silahkan cek file yang telah dicopy tadi di folder target. Jika ada, Alhamdulillah, Anda telah berhasil. 



Kesimpulan
Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu.
MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Sistem Operasi DOS (Disk Operating System) adalah system operasi yang sudah lama ada namun sangat penting untuk di pelajari dan di pahami. Karena merupakan sistem yang digunakan untuk mengelola seluruh sumber daya pada sistem komputer.


DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Modul X

Modul X MANAJEMEN APLIKASI Pada pembahasan kali ini anda akan mempelajari dan dapat mengerti konsep RPM, TAR dan GZIP. menggunak...